Broadcom Membangun Chip AI Pertama OpenAI dengan Waktu Rekord, Tapi Uangnya Pergi ke Tempat Lain

Author Image

Terbit

26 Juni 2026, 21:20 WIB

Broadcom Membangun Chip AI Pertama OpenAI dengan Waktu Rekord, Tapi Uangnya Pergi ke Tempat Lain
Broadcom Membangun Chip AI Pertama OpenAI dengan Waktu Rekord, Tapi Uangnya Pergi ke Tempat Lain

KreAsik – 26 Juni 2026 | Broadcom dan OpenAI telah mengumumkan Jalapeño, chip AI pertama OpenAI yang dirancang dari awal untuk inference model bahasa besar. Chip ini dibangun oleh Broadcom dan dirancang untuk mencapai kinerja per watt yang lebih baik daripada teknologi saat ini. Proses desain dan pembuatan chip ini dapat diselesaikan dalam waktu 9 bulan, yang merupakan waktu rekord dalam industri semikonduktor.

CEO Broadcom, Hock Tan, mengatakan bahwa model bisnis perusahaan ini telah diverifikasi oleh kesuksesan Jalapeño. Ia juga mengatakan bahwa setiap laboratorium AI utama akan memiliki alasan untuk mendesain chip sendiri dengan Broadcom, bukannya hanya membeli GPU Nvidia.

Jalapeño menunjukkan bahwa model bisnis Broadcom dapat menghasilkan chip AI dengan kinerja tinggi dalam waktu singkat. Chip ini juga dapat digunakan untuk skala gigawatt dengan Microsoft dan mitra lainnya mulai akhir tahun 2026.

Walau begitu, data aliran uang tidak sepenuhnya setuju dengan kegembiraan ini. Indikator Chaikin Money Flow (CMF) untuk AVGO berkisar -0,006, yang menunjukkan penjualan yang lebih besar daripada pembelian oleh investor institusional. Hal ini berbeda dengan saingan seperti Micron dan AMD, yang masih dalam proses akumulasi.

Analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa para investor besar lebih memilih untuk memasuki saingan Broadcom, seperti Micron dan AMD, ketimbang memasuki Broadcom sendiri. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa Jalapeño adalah proyek jangka panjang yang tidak akan memberikan hasil segera.

Walau begitu, perpeta traders dan analis masih sangat positif terhadap Broadcom. Mereka menganggap bahwa jalur Broadcom masih bagus dan dapat menghasilkan keuntungan di masa depan.

Dalam kesimpulan, perusahaan seperti Broadcom yang dapat menghasilkan chip AI dengan kinerja tinggi dalam waktu singkat akan menjadi pemain utama di industri AI. Hal ini dapat membantu mereka untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.

Related Post

Terbaru