Tim Draper: Elon Musk Setara dengan Satoshi Nakamoto, Apakah SpaceX Akan Membeli Lebih Banyak Bitcoin?

Author Image

Terbit

13 Juni 2026, 19:20 WIB

Tim Draper: Elon Musk Setara dengan Satoshi Nakamoto, Apakah SpaceX Akan Membeli Lebih Banyak Bitcoin?
Tim Draper: Elon Musk Setara dengan Satoshi Nakamoto, Apakah SpaceX Akan Membeli Lebih Banyak Bitcoin?

KreAsik – 13 Juni 2026 | Tim Draper, seorang venture capitalist terkenal, baru-baru ini membandingkan Elon Musk dengan Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin. Perbandingan ini dilakukan setelah SpaceX, perusahaan yang didirikan oleh Elon Musk, melakukan penawaran umum perdana (IPO) dan mengumpulkan dana sebesar $75 miliar.

SpaceX membeli 18.712 Bitcoin (BTC) dengan harga rata-rata $35.320 per coin, sehingga total nilai investasi mereka mencapai $661 juta. Dengan harga Bitcoin saat ini sekitar $63.600, nilai investasi SpaceX telah meningkat menjadi sekitar $1,19 miliar.

Tim Draper, yang juga merupakan pendiri Draper Associates, memuji Elon Musk dan menyebutnya sebagai salah satu orang yang paling ia kagumi, setara dengan Satoshi Nakamoto. Draper sendiri memiliki sejarah panjang dengan Bitcoin dan telah membeli sekitar 30.000 BTC pada tahun 2014.

Sementara itu, trader Scott Melker berpendapat bahwa SpaceX seharusnya membeli lebih banyak Bitcoin, terutama setelah mereka memiliki dana segar dari IPO. Namun, keputusan akhir tetap ada di tangan Elon Musk, yang memiliki 82,4% suara dalam struktur dual-kelas perusahaan.

SpaceX telah mengklasifikasikan Bitcoin sebagai cadangan strategis untuk kelebihan uang tunai, namun mereka juga telah mengalami kerugian operasional dan memiliki rencana ekspansi lainnya, seperti Starlink dan Starship. Oleh karena itu, belum jelas apakah mereka akan membeli lebih banyak Bitcoin atau tidak.

Kesimpulan dari peristiwa ini adalah bahwa SpaceX telah memasuki kancah Bitcoin dan memiliki potensi untuk mempengaruhi harga cryptocurrency ini. Namun, keputusan mereka untuk membeli lebih banyak Bitcoin atau tidak masih belum jelas dan akan tergantung pada strategi dan prioritas perusahaan di masa depan.

Related Post

Terbaru