Kreasik — Harga Solana (SOL) masih menghadapi tekanan signifikan, tertahan lebih dari 45% di bawah puncaknya yang sempat menyentuh $300 pada Januari 2025. Meskipun pasar kripto global menunjukkan tanda pemulihan, SOL belum sepenuhnya terbebas dari tekanan jual. Seorang analis kripto terkemuka, The Alchemist Trader, memperingatkan bahwa Solana berpotensi anjlok ke $95 sebelum akhirnya melambung menuju level $200.
Menurut The Alchemist Trader, grafik harga Solana kini membentuk pola harmonik bullish yang langka. Pola teknikal ini, meski mengindikasikan potensi pembalikan arah ke atas, seringkali didahului oleh penurunan harga jangka pendek yang substansial. Dalam skenario ini, Solana diprediksi bisa merosot hingga $95, sekitar 40% dari harga saat ini yang berada di atas $150. Penurunan ini disebut sebagai “sweeping liquidity” atau sapuan likuiditas dari titik terendah sebelumnya, sebuah fase krusial dalam pola harmonik tersebut.

Beberapa indikator teknikal memperkuat kemungkinan koreksi ini. Dilansir dari laporan Newsbtc, Solana telah berulang kali tertolak dari zona resistance $150-$160. Selain itu, Relative Strength Index (RSI) menunjukkan divergensi bearish, sementara Moving Average Convergence Divergence (MACD) mengindikasikan persilangan bearish. Volume perdagangan juga terpantau menurun saat harga naik, namun meningkat ketika harga terkoreksi, menandakan dominasi tekanan jual. Level Exponential Moving Average (EMA) 200 hari di sekitar $170 juga berfungsi sebagai resistance kuat. Jika harga kembali tertolak dari resistance ini dan pola harmonik tetap valid, maka koreksi ke $95 bisa terjadi dalam waktu dekat.
Meskipun prospek jangka pendek tampak menantang, The Alchemist Trader menegaskan bahwa ini tidak membatalkan potensi bullish jangka panjang Solana. Apabila penurunan ke $95 benar-benar terjadi dan fase D dari pola harmonik selesai, Solana justru diperkirakan akan mengalami reli yang sangat kuat. Dari titik terendah tersebut, harga SOL berpotensi melonjak lebih dari 100% untuk mencapai level $200 atau bahkan lebih tinggi sebelum tren naik berikutnya.
“Selama skenario ini belum terkonfirmasi atau dibatalkan, Solana masih bergerak dalam kisaran teknikal yang luas,” ujar The Alchemist Trader. Ia juga mengingatkan para pelaku pasar untuk cermat mengamati sinyal penting: apakah harga akan kembali tertolak dari resistance atau justru berhasil menembusnya dengan volume besar, karena ini akan menjadi penentu arah pergerakan selanjutnya.
Dengan demikian, meskipun ada risiko koreksi tajam dalam waktu dekat, potensi reli besar untuk Solana tetap terbuka lebar. Penurunan menuju $95 bisa menjadi fase konsolidasi terakhir sebelum SOL kembali melesat mendekati $200. Bagi investor dan trader, saat ini adalah momen krusial untuk memantau level teknikal utama dan bersiap menghadapi pergerakan harga yang signifikan.
Tinggalkan komentar