KreAsik – 28 Juni 2026 | Brad Garlinghouse, CEO Ripple, mengkritik strategi Bitcoin yang diterapkan oleh Michael Saylor, CEO MicroStrategy, dengan menyebutnya sebagai “kesalahan fatal”. Garlinghouse menyoroti saham preferen MicroStrategy yang bernilai jauh di bawah nilai parnya sebesar $100.
Garlinghouse tetap optimis terhadap Bitcoin dalam jangka panjang, tetapi ia menarik garis yang jelas antara pandangannya terhadap aset tersebut dan struktur pembiayaan yang dibangun oleh Saylor.
Saham preferen MicroStrategy yang bernama STRC saat ini bernilai sekitar $74, atau sekitar 26% di bawah nilai parnya. Diskon ini semakin melebar sepanjang tahun 2026 karena pasar menilai kewajiban keuangan MicroStrategy yang terus meningkat.
Baca Juga:
Pembayaran dividen tahunan yang terkait dengan STRC telah meningkat menjadi sekitar $1,2 miliar. Lebih mencolok lagi, jendela cakupan dividen MicroStrategy telah menyempit dari lebih dari tujuh tahun menjadi sekitar 14 bulan.
Pertanyaan tentang apakah STRC dapat tetap layak di bawah tekanan berkelanjutan telah meningkat di kalangan investor.
MicroStrategy juga menjual 32 Bitcoin pada akhir Mei untuk membiayai pembayaran dividen STRC. Ini menandai pertama kalinya perusahaan tersebut melepas sebagian Bitcoin untuk memenuhi kewajiban keuangan.
Garlinghouse berpendapat bahwa utilitaslah yang mendorong nilai. Menurutnya, pendekatan Saylor yang berhutang untuk membeli aset kripto hanya menciptakan tekanan pasar tanpa membuat utilitas yang dapat mempertahankannya.
Ripple sendiri baru saja merilis laporan dampak 2025, yang menunjukkan lebih dari $70 juta donasi selama setahun. Perusahaan ini menerapkan teknologi RLUSD dan XRP Ledger di berbagai program, termasuk pinjaman usaha kecil, pengiriman bantuan kemanusiaan, dan akses air di beberapa pasar.
Garlinghouse juga menegaskan bahwa pandangannya yang optimis terhadap Bitcoin tetap tidak berubah. Ia membedakan antara potensi jangka panjang aset tersebut dan risiko yang ditimbulkan ketika perusahaan berhutang banyak untuk mengakumulasinya.
Kritik ini muncul di tengah adopsi treasury Bitcoin oleh perusahaan menjadi tren dominan di tahun 2026. MicroStrategy sendiri memegang lebih dari 843.000 Bitcoin, atau sekitar 76% dari semua Bitcoin di neraca perusahaan publik.
Banyak perusahaan lain yang mengikuti model treasury yang serupa, meskipun tidak ada yang mendekati skala atau kompleksitas keuangan MicroStrategy.
Di luar STRC, MicroStrategy juga menghadapi investigasi sekuritas yang dibuka lebih awal di tahun 2026, menambah tekanan regulasi pada gambaran keuangan mereka.
Kesimpulan dari kritik Garlinghouse terhadap strategi Bitcoin Saylor adalah bahwa utilitas dan nilai jangka panjang aset kripto haruslah menjadi fokus, bukan sekadar pembiayaan yang berisiko tinggi dan spekulatif.




