KreAsik – 28 Juni 2026 | CEO Coinbase, Brian Armstrong, mengungkapkan bahwa perusahaannya telah berhasil mengurangi biaya AI hampir setengahnya, sementara penggunaan token tumbuh secara eksponensial. Armstrong menyatakan bahwa ini dapat dilakukan dengan menggunakan tiga teknik, yaitu routing model yang lebih pintar, caching yang agresif, dan penggunaan model open-weight yang lebih murah untuk tugas-tugas rutin.
Armstrong juga membahas tentang penurunan harga Bitcoin saat ini, yang ia gambarkan sebagai “hampir tidak seperti musim dingin”. Ia menyatakan bahwa penurunan ini jauh lebih ringan dibandingkan dengan yang pernah dialami sebelumnya oleh pemegang jangka panjang.
Data historis menunjukkan bahwa siklus 2025-2026 telah menghapus sekitar 53% dari puncak harga Bitcoin pada Oktober 2025, membuatnya menjadi bear market terdangkal dalam catatan sejarah. Sebelumnya, siklus-siklus tersebut telah menghapus antara 77% dan 93% dari nilai Bitcoin, dengan dua di antaranya melebihi 12 bulan.
Baca Juga:
Armstrong sebelumnya telah memprediksi bahwa harga Bitcoin akan mencapai $60.000 pada dasar siklus. Namun, data on-chain belum memastikan sinyal kapitulasi yang secara historis menandai titik terendah siklus. Kesenjangan antara harga dan sinyal ini telah menjadi fitur yang konsisten dalam siklus ini.
CEO Coinbase tetap konsisten dalam mendukung siklus empat tahunan Bitcoin dan memproyeksikan harga yang jauh lebih tinggi dari level saat ini pada tahun 2030. Namun, sinyal pemotongan 500 hari yang diikuti oleh kebanyakan analis tidak akan dipicu sampai November 2026, yang berarti timeline pemulihan mungkin lebih jauh dari yang diasumsikan oleh Armstrong.
Dalam kesimpulan, pernyataan Armstrong tentang pengurangan biaya AI dan penurunan harga Bitcoin menawarkan perspektif yang menarik tentang bagaimana perusahaan seperti Coinbase beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan pasar. Ini juga menyoroti pentingnya memahami dinamika yang mendorong harga cryptocurrency dan bagaimana perusahaan-perusahaan terkemuka dalam industri ini merespons tantangan dan peluang yang muncul.




