Pemblokiran Akses ke Polymarket
KreAsik – 19 Juli 2026 | France Blocks Polymarket Ahead of World Cup 3rd Place Match menjadi berita hangat di dunia perjudian online. Otoritas perjudian Prancis, ANJ, telah memerintahkan penyedia internet untuk memblokir akses ke Polymarket, sebuah platform perjudian yang dianggap ilegal. Pemblokiran ini terjadi beberapa hari sebelum pertandingan Piala Dunia 2026 antara Prancis dan Inggris.
Alasan Pemblokiran
ANJ telah menandai Polymarket sebagai operasi perjudian ilegal yang menarik audiens besar dan mempromosikan perjudian ilegal. Selain itu, regulator juga telah menandai risiko manipulasi yang terkait dengan beberapa taruhan di Polymarket. Hal ini menambah tekanan pada platform yang sudah menghadapi pengawasan ketat di Eropa.
Reaksi Polymarket
Polymarket telah menyatakan bahwa kontrak mereka berfungsi sebagai penemuan harga yang sah, bukan perjudian. Namun, regulator tetap khawatir tentang kerugian konsumen. Pemblokiran akses ke Polymarket di Prancis merupakan langkah terbaru dalam upaya regulator untuk mengawasi platform perjudian online.
Baca Juga:
Prediksi Pertandingan Piala Dunia 2026
Meskipun pemblokiran akses ke Polymarket, minat masyarakat terhadap pertandingan Piala Dunia 2026 tetap tinggi. Polymarket telah memperbarui harga pasar langsung yang menempatkan Prancis pada posisi 67% untuk mengalahkan Inggris. Pemblokiran akses ke Polymarket di Prancis tidak mempengaruhi pengguna di luar negeri, namun menunjukkan bahwa regulator tidak lagi mau menunggu platform perjudian online untuk mengatur diri sendiri.
Kesimpulan
France Blocks Polymarket Ahead of World Cup 3rd Place Match merupakan contoh dari upaya regulator untuk mengawasi platform perjudian online. Pemblokiran akses ke Polymarket di Prancis menunjukkan bahwa regulator tidak lagi mau toleran terhadap operasi perjudian ilegal. France Blocks Polymarket Ahead of World Cup 3rd Place Match akan terus menjadi topik hangat di dunia perjudian online.




