Kreasik — Pi Network (PI) kembali menunjukkan performa yang kurang menggembirakan di pasar kripto, dengan harga yang terkoreksi 0,62% dalam 24 jam terakhir, mencapai level $0,225. Pelemahan ini memperpanjang tren negatif mingguan hingga 8,48%, mencerminkan sensitivitas pasar terhadap aset digital ini. Kombinasi antara tekanan regulasi yang kian ketat dari otoritas China, potensi delisting dari bursa-bursa besar, serta jadwal token unlock masif pada Desember mendatang, kini menjadi pemicu utama sentimen bearish yang menyelimuti PI.
Meskipun tim pengembang Pi Network terus berinovasi dengan fitur-fitur baru, termasuk peningkatan proses KYC berbasis kecerdasan buatan (AI), perhatian pasar justru lebih terarah pada risiko-risiko jangka pendek yang berpotensi menggerus likuiditas dan kepercayaan para investor.

Regulator China Labeli PI sebagai ‘Air Coin’: Ancaman Delisting Kian Nyata
Gelombang aksi jual kian intensif menyusul langkah regulator keuangan di China yang secara resmi mengategorikan PI sebagai ‘air coin’. Label ini diberikan kepada aset kripto yang dianggap minim transparansi, gagal memenuhi standar regulasi yang berlaku, dan berisiko tinggi merugikan investor. Keputusan ini, yang dilaporkan oleh Coinmarketcap pada Minggu (6/12) dan diumumkan pada 6 Desember, sontak memicu gelombang kekhawatiran di kalangan pelaku pasar.
Penetapan label ‘air coin’ ini bukan sekadar peringatan, melainkan ancaman serius yang dapat memicu efek domino ke berbagai bursa yang melayani basis investor di Asia, termasuk platform populer seperti Gate.io dan OKX. Apabila bursa-bursa besar tersebut memutuskan untuk mengurangi dukungan atau bahkan menghapus PI dari daftar perdagangan (delisting), likuiditas aset ini diperkirakan akan anjlok secara drastis. Indikasi pelemahan sudah terlihat dari volume perdagangan PI yang merosot 31% dalam 24 jam terakhir, mencapai $12,1 juta, menunjukkan menipisnya kedalaman pasar dan berkurangnya minat beli. Skenario delisting dapat memicu aksi jual panik yang berujung pada koreksi harga yang lebih dalam.
Menyikapi situasi genting ini, para trader disarankan untuk memantau dengan cermat pernyataan resmi dari bursa-bursa terkait status listing PI, serta respons strategis dari tim Pi Network dalam menghadapi tekanan regulasi yang ada.
Agenda Token Unlock 190 Juta PI: Risiko Tambahan bagi Harga
Selain bayang-bayang regulasi, Pi Network juga dihadapkan pada agenda token unlock substansial pada Desember 2025. Sebanyak 190 juta PI, yang merupakan salah satu pelepasan terbesar tahun ini, akan memasuki peredaran. Dengan valuasi harga saat ini, jumlah tersebut setara dengan $43 juta. Angka ini merepresentasikan sekitar 2,3% dari total pasokan PI yang beredar, yang saat ini mencapai 8,35 miliar. Tanpa adanya lonjakan permintaan yang signifikan, pasokan tambahan ini berpotensi besar memicu gelombang tekanan jual baru di pasar.
Sebagai respons awal terhadap potensi dilusi dari unlock ini, harga PI telah terkoreksi 12% dalam beberapa minggu terakhir. Meskipun Pi Network berupaya meningkatkan utilitasnya melalui berbagai kolaborasi di sektor gaming dan e-commerce, pasar agaknya masih belum sepenuhnya yakin bahwa inisiatif tersebut mampu menyerap pasokan tambahan dalam waktu dekat.
Tekanan Teknis: Level Support Utama $0,225 Mulai Goyah
Secara teknikal, Pi Network (PI) menunjukkan sinyal bearish yang semakin kuat. Harga telah menembus ke bawah dua indikator pergerakan rata-rata eksponensial (EMA) krusial: EMA 50-hari di $0,235 dan EMA 200-hari di $0,242. Penembusan ini mengindikasikan hilangnya momentum bullish dalam jangka pendek.
Indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) juga mendukung narasi bearish dengan histogram negatif (-0,0025), menegaskan dominasi tekanan jual. Sementara itu, Relative Strength Index (RSI) di level 44,4 menunjukkan bahwa masih ada ruang bagi harga untuk melanjutkan penurunan sebelum memasuki zona oversold.
Level Kritis yang Dipantau Pasar:
- Support utama: $0,225
- Support berikutnya: $0,200
- Resistance terdekat: $0,230
- Resistance kuat: $0,240
Apabila PI gagal untuk kembali dan bertahan di atas level $0,230 dalam beberapa hari ke depan, skenario penurunan menuju $0,200 akan menjadi semakin realistis.
Sentimen Bearish Mendominasi, Semua Mata Tertuju pada $0,225
Secara keseluruhan, kinerja Pi Network (PI) saat ini dibayangi oleh tiga ancaman besar: regulasi ketat dari China, jadwal token unlock yang masif, serta sinyal pelemahan teknikal. Meskipun tim pengembang terus berupaya dengan peningkatan teknologi, termasuk KYC berbasis AI, pasar cenderung memprioritaskan risiko likuiditas jangka pendek yang berpotensi menekan harga lebih jauh.
Pertanyaan krusial yang kini mengemuka adalah, mampukah PI mempertahankan level support psikologis $0,225 menjelang agenda token unlock Desember? Jika gagal, tekanan jual diperkirakan akan semakin intensif, mendorong harga PI ke dalam fase koreksi yang lebih dalam.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab individu. Konten ini hanya bersifat informasi dan bukan ajakan untuk menjual atau membeli aset.
Tinggalkan komentar