KreAsik – 16 Mei 2026 | Payward, perusahaan induk dari bursa cryptocurrency Kraken, mengumumkan pemutusan hubungan kerja besar-besaran sebelum rencana penawaran saham perdana (IPO) di pasar saham Amerika Serikat. Pemutusan hubungan kerja ini mempengaruhi sekitar 5% dari total karyawan global yang berjumlah 3.000 orang.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya optimisasi yang lebih luas untuk meningkatkan margin keuntungan. Manajemen berkeinginan untuk memiliki profil keuangan yang lebih ramping sebelum melakukan IPO.
Pemutusan hubungan kerja ini merupakan kelanjutan dari pemutusan hubungan kerja sebelumnya yang dimulai pada Oktober 2024. Payward telah memutuskan hubungan kerja dengan sekitar 400 karyawan pada saat itu, atau sekitar 15% dari total karyawan.
Baca Juga:
Pemutusan hubungan kerja ini diikuti dengan penggabungan tim yang tumpang tindih pada awal 2025. Seorang juru bicara Payward menolak untuk membahas keputusan personil secara spesifik. Perusahaan terus mengevaluasi struktur organisasi untuk memastikan bahwa bakat dan kemampuan karyawan sesuai dengan prioritas strategis.
Sementara itu, Payward terus melakukan perekrutan di bidang yang sedang berkembang, seperti derivatif, pembayaran, dan aset tokenized.
Optimisasi kepegawaian telah menjadi langkah umum yang diambil oleh perusahaan cryptocurrency sebelum melakukan IPO. Dengan demikian, pemotongan biaya dapat meningkatkan kemampuan menghasilkan keuntungan yang menjadi perhatian investor publik.
Rencana IPO Payward masih belum jelas. Perusahaan telah mengajukan pengajuan S-1 secara rahasia kepada SEC pada November 2025. Namun, perusahaan tersebut telah menunda rencana penawaran saham perdana pada Maret 2026 karena penurunan minat investor.
Co-CEO Arjun Sethi telah menyatakan bahwa perusahaan tersebut sekitar 80% siap untuk melakukan IPO. Komentarnya menunjukkan bahwa S-1 masih aktif meskipun ada penundaan.
Sementara itu, Payward terus melakukan ekspansi melalui akuisisi, termasuk NinjaTrader untuk derivatif dan Reap Technologies untuk pembayaran stablecoin.
Payward telah menutup putaran pendanaan sebesar $800 juta pada saat pengajuan S-1. Putaran pendanaan ini telah menetapkan valuasi sebesar $20 miliar yang kini mempengaruhi diskusi IPO.
Apakah Payward akan kembali ke antrian IPO pada tahun ini mungkin tergantung pada kinerja gelombang penawaran saham cryptocurrency berikutnya.
Kesimpulan, Payward, induk perusahaan Kraken, melakukan pemutusan hubungan kerja besar-besaran sebelum rencana IPO. Langkah ini diambil untuk meningkatkan margin keuntungan dan mempersiapkan perusahaan untuk melakukan IPO. Namun, rencana IPO masih belum jelas dan mungkin tergantung pada kinerja gelombang penawaran saham cryptocurrency berikutnya.




