KreAsik – 06 Juni 2026 | Morgan Stanley Wealth Management telah melakukan kerja sama dengan Galaxy Digital untuk membuka jalur baru bagi investor yang ingin memasuki pasar kripto. Kerja sama ini memungkinkan klien yang memenuhi syarat untuk meminjamkan aset kripto mereka, seperti Bitcoin (BTC), Ether (ETH), atau Solana (SOL), kepada Galaxy Digital. Sebagai gantinya, klien akan menerima saham dalam produk exchange-traded (ETP) yang terkait dengan aset kripto tersebut.
Struktur ini memungkinkan investor untuk memindahkan aset kripto mereka ke dalam produk yang diatur tanpa harus menjualnya terlebih dahulu. Selain itu, kerja sama ini juga menurunkan ambang batas masuk dan mempersingkat proses onboarding, sehingga memperluas akses bagi klien yang memenuhi syarat yang sudah memiliki aset digital.
Proses referral ini bekerja dengan cara klien meminjamkan aset kripto mereka kepada Galaxy Digital. Setelah Galaxy Digital mengkonfirmasi bahwa mereka dapat menyelesaikan pinjaman dalam bentuk saham ETP, mereka akan melakukan koordinasi dengan peserta yang berwenang untuk menciptakan saham tersebut. Saham kemudian akan ditempatkan dalam akun yang dipilih oleh klien.
Baca Juga:
Kerja sama ini juga memungkinkan klien untuk menghindari pajak penjualan dan risiko eksekusi yang terkait dengan konversi aset kripto menjadi uang tunai. Morgan Stanley Bitcoin Trust (MSBT), yang diluncurkan pada bulan April sebagai ETF Bitcoin termurah di AS, menjadi produk unggulan dalam kerja sama ini.
Galaxy Digital akan menurunkan ambang batas pinjaman minimum untuk klien Morgan Stanley dari $25 juta menjadi $5 juta. Proses onboarding, yang biasanya membutuhkan waktu lebih dari empat minggu, dapat dipersingkat hingga 75% dalam beberapa kasus.
Waktu kerja sama ini sangat penting, mengingat harga Bitcoin saat ini berada di sekitar $60.749 setelah turun sekitar 4% dalam satu hari. Sementara itu, harga Ether dan Solana juga mengalami penurunan yang signifikan dalam bulan terakhir.
Kerja sama ini merupakan langkah maju dalam menghubungkan keuangan tradisional dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Menurut Alison Nest, Kepala Produk Solusi Investasi di Morgan Stanley Wealth Management, kerja sama ini menyediakan kesempatan yang lebih baik bagi investor untuk diversifikasi portofolio mereka.
Sementara itu, Galaxy Digital menyatakan bahwa kerja sama ini akan memudahkan klien untuk mengintegrasikan aset digital dengan investasi tradisional, sehingga mendukung pendekatan holistik dalam pengelolaan kekayaan.
Kerja sama ini juga memungkinkan Morgan Stanley untuk menjaga aset dan biaya klien tetap dalam ekosistem mereka, sementara Galaxy Digital akan menangani pekerjaan pinjaman dan penciptaan saham.
Dalam beberapa minggu mendatang, akan terlihat apakah penurunan ambang batas minimum ini akan mendorong arus masuk yang stabil ke dalam ETP, terutama dalam pasar yang sedang melemah.
Kesimpulan, kerja sama antara Morgan Stanley dan Galaxy Digital membuka jalur baru bagi investor yang ingin memasuki pasar kripto. Dengan menurunkan ambang batas masuk dan mempersingkat proses onboarding, kerja sama ini memungkinkan klien untuk mengakses produk yang lebih luas dan mendiversifikasi portofolio mereka.




