KreAsik – 28 April 2026 | Binance, salah satu bursa kripto terbesar di dunia, pada 14 April mengeluarkan peringatan resmi dengan menandai tujuh token menggunakan Monitoring Tag. Penandaan ini menandakan volatilitas tinggi dan kemungkinan penghapusan dari platform. Sebagai konsekuensi langsung, pasar mengalami penurunan tajam pada semua aset yang terkena.
Token yang masuk dalam daftar tersebut meliputi Harvest Finance (FARM), Highstreet (HIGH), Enzyme (MLN), Resolv (RESOLV), Syscoin (SYS), TrueFi (TRU), dan Velodrome Finance (VELODROME). Setiap token mengalami penurunan harga dalam hitungan menit setelah pengumuman, dengan Syscoin menjadi yang paling terdampak, turun sekitar 11,53 persen. Enzyme dan Velodrome masing-masing mengalami penurunan 6,89 persen dan 6,09 persen, diikuti oleh Highstreet (5,69 persen), Resolv (4,99 persen), TrueFi (3,80 persen), dan Harvest Finance (2,00 persen).
Berikut rangkuman penurunan persentase masing-masing token:
Baca Juga:
| Token | Penurunan % |
|---|---|
| SYS | 11.53% |
| MLN | 6.89% |
| VELODROME | 6.09% |
| HIGH | 5.69% |
| RESOLV | 4.99% |
| TRU | 3.80% |
| FARM | 2.00% |
Monitoring Tag bukan sekadar label semata; dalam sejarah Binance, label ini telah menjadi sinyal awal bagi token yang akhirnya dihapus dari daftar. Pada Juni 2025, Binance menandai Beefy.Finance (BIFI) dan Measurable Data Token (MDT) dengan Monitoring Tag, yang kemudian resmi di-delist pada 23 April. Sebelumnya, pada Maret 2026, FunToken (FUN) dan Orchid (OXT) juga menerima tanda serupa, dan kedua token tersebut dihapus pada tanggal yang sama, menyusul penurunan harga yang sangat tajam – FUN meluncur 27 persen, sementara MDT turun 22 persen dalam hitungan menit.
Penggunaan Monitoring Tag mencerminkan kebijakan Binance untuk terus memantau token yang menunjukkan volatilitas luar biasa atau ketidakpatuhan terhadap kriteria listing. Binance menegaskan bahwa token dengan label ini berada di bawah pengawasan ketat, dengan review reguler untuk menilai apakah mereka masih memenuhi standar yang ditetapkan. Jika tidak, token tersebut dapat dihapus secara permanen.
Selain penandaan, Binance memperkenalkan persyaratan baru bagi trader yang ingin tetap memperdagangkan token berlabel Monitoring Tag atau Seed Tag. Pengguna kini diwajibkan menyelesaikan kuis singkat setiap 90 hari di platform Spot atau Margin, serta menyetujui pembaruan Ketentuan Penggunaan. Tujuan kuis ini adalah memastikan bahwa trader menyadari risiko yang melekat pada token berisiko tinggi sebelum melakukan transaksi.
Dalam rangka menyesuaikan kebijakan risiko, Binance juga mengumumkan penghapusan Seed Tag pada Tether Gold (XAUT). Seed Tag biasanya diberikan pada listing baru yang memiliki profil risiko lebih tinggi. Penghapusan label ini menandakan bahwa XAUT telah memenuhi kriteria kelayakan Binance, memberikan sinyal positif bagi investor yang menganggap token tersebut lebih stabil.
Reaksi pasar terhadap langkah Binance ini cukup tajam. Penurunan harga token yang terkena Monitoring Tag mempertegas kekhawatiran investor terhadap potensi delisting. Di sisi lain, langkah edukatif berupa kuis rutin diharapkan dapat meningkatkan kesadaran risiko, sekaligus menurunkan volatilitas yang dipicu oleh spekulasi berlebihan.
Secara keseluruhan, kebijakan Monitoring Tag mempertegas komitmen Binance dalam mengelola risiko pasar dan melindungi pengguna. Bagi investor, penting untuk mengikuti perkembangan label ini, memahami implikasi harga, dan mematuhi persyaratan baru yang diberlakukan. Mengingat sejarah penandaan serupa yang berujung pada delisting, token dengan Monitoring Tag berada pada posisi yang sangat rentan, dan keputusan perdagangan harus dilakukan dengan pertimbangan matang.
Ke depan, pasar kemungkinan akan menyaksikan dinamika serupa bila Binance menambah atau memperbaharui daftar token yang dipantau. Investor disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi Binance, mengevaluasi profil risiko masing-masing aset, dan menyesuaikan strategi investasi mereka sesuai dengan kebijakan terbaru yang berlaku.




