Kreasik — Program olahraga padel bertajuk "MerapatdiTKP (Tokocrypto Keranjingan Padel)" kembali mencatat kesuksesan signifikan pada edisi Oktober, ditandai dengan antusiasme komunitas yang melonjak. Inisiatif yang digagas oleh Tokocrypto ini terus melanjutkan misinya untuk memadukan gaya hidup aktif dengan edukasi finansial serta pengenalan dunia aset digital.
Setelah mencatat partisipasi 63 peserta pada sesi perdana di bulan September, gelaran Oktober berhasil menarik 99 peserta. Mereka tersebar di lima lokasi utama yang berbeda, meliputi The Good Padel Cilandak, Play!Court Visaka, Naya Padel, Athletiq Airdome, dan Padel Arena Jakarta. Kombinasi unik antara aktivitas olahraga, interaksi komunitas, dan edukasi finansial ini menjadikan MerapatdiTKP salah satu program gaya hidup paling menarik dalam ekosistem aset digital di Indonesia sepanjang tahun ini.

Dalam edisi Oktober, acara ini turut menghadirkan sesi bermain bersama komunitas, termasuk Minutes of Manager dan Kawula Padel. Melalui keseruan bermain dan berinteraksi, Tokocrypto berupaya menyajikan pengalaman belajar investasi yang lebih santai dan menyenangkan. Langkah ini sekaligus bertujuan untuk memperkuat hubungan dengan para pengguna serta memperluas jangkauan literasi finansial di kalangan generasi muda.
Calvin Kizana, CEO Tokocrypto, menyatakan, "Kami ingin membangun kesadaran bahwa olahraga dan pengelolaan keuangan yang cerdas dapat berjalan seiring. Melalui MerapatdiTKP, peserta tidak hanya berolahraga, tetapi juga mendapatkan perspektif baru tentang pentingnya menjadi investor yang cerdas dan melek finansial."
Program MerapatdiTKP sendiri merupakan rangkaian acara yang berlangsung dari September hingga November 2025, mencakup total 15 sesi dan satu kompetisi mini. Tokocrypto menyediakan total hadiah senilai Rp15,5 juta. Selain itu, peserta dapat menikmati harga khusus sebesar Rp50 ribu per sesi, jauh lebih terjangkau dibandingkan tarif reguler yang mencapai Rp500 ribu.
Dengan konsep ini, Tokocrypto berambisi memperluas jangkauan edukasi keuangan melalui pendekatan yang ringan dan relevan bagi generasi muda. Hasilnya, pada gelaran September lalu, 92% peserta merupakan non-pengguna Tokocrypto, menunjukkan potensi besar olahraga padel sebagai medium baru untuk memperkenalkan literasi finansial dan investasi digital kepada masyarakat luas.
"Antusiasme peserta di bulan Oktober menunjukkan bahwa pendekatan gaya hidup aktif dapat menjadi strategi efektif untuk membangun komunitas Web3 yang inklusif. MerapatdiTKP bukan hanya tentang olahraga, tetapi tentang membentuk ekosistem yang sehat, baik secara fisik maupun finansial," tambah Calvin.
Secara nasional, pertumbuhan jumlah investor aset kripto di Indonesia terus menunjukkan peningkatan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat jumlah investor kripto mencapai 18,08 juta per Agustus 2025, naik 9,57% dibanding bulan sebelumnya. Inisiatif seperti MerapatdiTKP diyakini dapat mempercepat pencapaian target 20 juta investor kripto di akhir 2025 melalui pendekatan yang lebih interaktif dan berorientasi komunitas.
Selain manfaat edukatif, olahraga padel juga memiliki kesamaan nilai dengan dunia investasi: disiplin, fokus, konsistensi, dan strategi. Tokocrypto melihat padel bukan sekadar olahraga baru yang tengah naik daun, melainkan simbol kolaborasi antara kesehatan fisik, sosial, dan finansial dalam membangun generasi yang tangguh.
"Harapan kami, MerapatdiTKP dapat menjadi model bagaimana edukasi finansial bisa disampaikan secara menyenangkan dan relevan. Dengan kolaborasi bersama komunitas olahraga, kami ingin terus memperluas dampak positif ini," tutup Calvin.
Dengan semangat partisipasi dan kolaborasi yang terus tumbuh, MerapatdiTKP edisi Oktober menegaskan bahwa masa depan literasi finansial tidak harus kaku, melainkan dapat dimulai dari lapangan padel, dari komunitas, dan dari semangat untuk hidup sehat serta cerdas finansial.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli. Ikuti Kreasik.id untuk update berita kripto.
Tinggalkan komentar