Kreasik — Litecoin (LTC) menunjukkan sinyal positif dan berpotensi mengalami kenaikan harga signifikan. Pendiri Alphractal, Joao Wedson, melalui platform X, menyampaikan analisisnya yang menyoroti fase pematangan jaringan Litecoin sebagai pemicu utama.
Wedson menekankan pentingnya Network Maturity, sebuah indeks komposit yang mengukur tingkat kematangan dan keberlanjutan jangka panjang sebuah blockchain. Indeks ini menggabungkan lima metrik utama, yang mencerminkan stabilitas, kematangan, dan distribusi yang adil dalam jaringan Litecoin. Nilai indeks yang tinggi mengindikasikan potensi pertumbuhan jangka panjang yang kuat.

Lebih lanjut, Wedson menyoroti potensi target harga LTC yang bisa mencapai US$900 hingga US$1.000 dalam skenario pasar yang sangat optimis. Proyeksi ini didasarkan pada model CVDD (Cumulative Value Days Destroyed) yang menunjukkan penguatan momentum on-chain. Meskipun angka ini tergolong ambisius, Wedson meyakini bahwa hal tersebut bukan tidak mungkin jika pasar kripto memasuki fase bullish penuh.
Wedson juga mengingatkan investor bahwa fase akumulasi yang panjang seringkali dirancang untuk menguji kesabaran. Namun, sejarah membuktikan bahwa Litecoin cenderung mengalami breakout saat tidak ada yang menduganya. Ia mengaku telah mengakumulasi LTC sejak pasar terpuruk pada April lalu, meyakini bahwa Litecoin siap untuk bersinar.
Berdasarkan data terkini dari Coingecko, pada Kamis (28/8/2025) pagi, harga Litecoin berada di US$112,17, sedikit menurun sebesar 0,8 persen dalam 24 jam terakhir.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi.
Tinggalkan komentar