KreAsik – 03 Juni 2026 | Harga Ethereum (ETH) masih berfluktuasi di sekitar level psikologis $2.000 setelah penjualan Bitcoin oleh Strategy, yang memicu reaksi berantai di pasar kripto. Dalam beberapa jam terakhir, terdapat dua reaksi yang berbeda dari pemegang ETH besar dan trader hyperliquid.
Penjualan Bitcoin oleh Strategy telah memicu reaksi bearish dari pemegang ETH besar, dengan salah satu whale membuka posisi short senilai $44 juta dengan leverage 10x. Posisi short ini memiliki harga likuidasi sebesar $2.339,76. Selain itu, sebuah dompet yang sebelumnya membeli sekitar 5.003 ETH dengan harga sekitar $1.999 juga telah memindahkan sekitar 5.000 ETH ke Kraken, yang menunjukkan kemungkinan penjualan.
Namun, data flow perpetual menunjukkan bahwa trader hyperliquid telah membeli ETH dengan nilai sekitar $9,10 juta, meskipun harga Bitcoin sedang turun. Hal ini menunjukkan bahwa trader hyperliquid telah memanfaatkan kelemahan harga ETH untuk membeli aset tersebut.
Baca Juga:
Data agregat juga menunjukkan bahwa pasokan ETH yang dipegang oleh whale telah menurun, dari 125,02 juta ETH menjadi 124,98 juta ETH dalam satu hari. Namun, data flow hyperliquid menunjukkan bahwa terdapat pembelian yang cukup besar, yang dapat memicu short-squeeze.
Meskipun posisi short yang besar telah dibuka, data flow hyperliquid menunjukkan bahwa terdapat kemungkinan bahwa harga ETH dapat kembali naik. Oleh karena itu, investor harus tetap waspada dan mengamati perkembangan pasar kripto dengan cermat.
Kesimpulan, harga Ethereum masih terjepit antara posisi bearish dan divergensi hyperliquid. Posisi short yang besar telah dibuka, namun data flow hyperliquid menunjukkan bahwa terdapat kemungkinan bahwa harga ETH dapat kembali naik. Investor harus tetap waspada dan mengamati perkembangan pasar kripto dengan cermat.




