Kreasik — Dogecoin (DOGE) memulai pekan ini dengan sentimen positif, mencatatkan kenaikan sekitar 1,5% pada Senin (24/11/2025). Katalis utama pergerakan ini adalah antisipasi peluncuran ETF Dogecoin dari Grayscale di New York Stock Exchange (NYSE) hari ini, yang diharapkan membuka pintu bagi investor ritel untuk berpartisipasi dalam perdagangan DOGE melalui instrumen investasi yang teregulasi.
Ekspektasi pasar terhadap ETF baru ini cukup tinggi, berkaca pada kinerja Rex-Osprey DOJE ETF yang mencatatkan volume perdagangan enam kali lipat dari rata-rata pada hari pertama peluncurannya. Walaupun belum ada jaminan bahwa ETF Grayscale akan menarik arus dana yang signifikan, euforia jangka pendek ini telah cukup untuk mendorong harga koin meme populer ini.

Menariknya, optimisme pasar terhadap DOGE tetap terjaga meskipun ada kabar mengenai pembubaran Department of Government Efficiency (DOGE), sebuah lembaga pemerintah yang kebetulan memiliki nama yang sama dengan aset kripto tersebut. Meskipun tidak ada hubungan langsung, keduanya sering dikaitkan karena keterkaitan dengan Elon Musk, tokoh yang secara konsisten mendukung Dogecoin.
Dengan memanfaatkan kemampuan model AI ChatGPT-5, Kreasik.id mencoba memproyeksikan potensi harga Dogecoin menjelang akhir tahun 2025. Berdasarkan analisis berbagai proyeksi dan momentum pasar terkini, AI memperkirakan kisaran harga DOGE yang paling realistis adalah antara US$0,20 hingga US$0,30 pada akhir tahun depan.
Dalam skenario yang lebih optimis, dengan pasar kripto yang lebih kuat dari perkiraan, DOGE berpotensi mencapai US$0,35 hingga US$0,50, terutama jika sentimen positif terhadap koin meme kembali meningkat di tengah siklus bullish. Sebaliknya, jika pasar melemah akibat minimnya permintaan institusional atau stagnasi ETF, harga DOGE dapat terkoreksi ke kisaran US$0,05 hingga US$0,10.
Saat penulisan artikel ini, Dogecoin diperdagangkan di sekitar US$0,14, naik 1% dalam 24 jam terakhir. ETF Grayscale DOGE siap memberikan akses ke sekitar 11,1 juta DOGE dengan nilai sekitar US$1,5 juta.
Beberapa analis melihat peluncuran ETF ini sebagai langkah penting dalam melegitimasi Dogecoin. Analis ETF Nate Geraci bahkan menyebutnya sebagai "pergeseran regulasi kripto yang monumental," menandai semakin terbukanya pintu bagi aset non-tradisional seperti koin meme untuk masuk ke ranah investasi institusional.
Meskipun euforia ETF memberikan dorongan positif, kondisi teknikal Dogecoin masih menunjukkan beberapa kelemahan. Harga baru saja memantul dari level retracement Fibonacci 78,6% di US$0,1502, dengan Relative Strength Index (RSI) berada di 35,09, mendekati area oversold. DOGE juga masih diperdagangkan di bawah Simple Moving Average (SMA) 30-hari dan SMA 200-hari, mengindikasikan tren penurunan jangka menengah yang belum berakhir. Histogram Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang negatif juga mengkonfirmasi bahwa momentum saat ini masih cenderung bearish.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi dan konsultasikan dengan penasihat keuangan profesional.
Tinggalkan komentar