KreAsik – 26 Mei 2026 | Coinbase, salah satu perusahaan kripto terbesar di dunia, baru-baru ini mempertahankan penggunaan stablecoin dalam sistem keuangan digital. Hal ini dilakukan melalui pernyataan dari Chief Legal Officer Paul Grewal dan Chief Policy Officer Faryar Shirzad, yang mendukung Digital Asset Market Clarity Act (CLARITY Bill). Mereka berpendapat bahwa pengawasan stablecoin harus dipandang sebagai pertanyaan pengelolaan risiko, bukan debat tentang uang pribadi versus uang publik.
Grewal membandingkan penggunaan stablecoin dengan layanan kesehatan dan transportasi swasta, yang menunjukkan bahwa yang lebih penting adalah cara mengelola risiko dan akses, bukan siapa yang mengeluarkan uang tersebut. Ia juga menekankan bahwa CLARITY Bill mempromosikan transparansi dan pengawasan yang lebih baik.
Shirzad memperluas argumen ini dengan menunjukkan bahwa sekitar 90% dari M2 (uang yang beredar) sudah terdiri dari instrumen yang dikeluarkan oleh swasta, seperti deposito bank komersial dan saham dana pasar uang. Ia juga menekankan bahwa kerangka kerja GENIUS untuk stablecoin, yang ditandatangani pada Juli tahun lalu, mengharuskan penerbit untuk memegang kas dan surat utang jangka pendek AS, serta memastikan bahwa cadangan tersebut mencakup 100% dari token yang beredar.
Baca Juga:
Shirzad juga menyoroti bahwa pengawasan bank tidak sepenuhnya sesuai dengan risiko yang dihadapi oleh penerbit stablecoin, karena mereka tidak melakukan pinjaman, transformasi jangka waktu, atau leverage. Ia menambahkan bahwa kerangka kerja GENIUS menawarkan transparansi yang lebih baik daripada deposito bank, berkat pengungkapan cadangan bulanan dan visibilitas waktu nyata.
Pernyataan ini dikeluarkan saat Senate Banking CLARITY Bill sedang diproses untuk pemungutan suara di Senat. Dukungan industri pada tahap ini dapat membentuk bahasa akhir tentang aturan struktur pasar dan penghasilan stablecoin. Hanya ada dua jendela sebelum pemilihan tengah masa untuk CLARITY Bill disahkan.
Kesimpulan dari pernyataan Coinbase ini menunjukkan bahwa perusahaan kripto besar mendukung penggunaan stablecoin dan kerangka kerja yang jelas untuk mengatur industri ini. Dengan demikian, diharapkan terdapat peningkatan kepercayaan dan kesadaran akan potensi stablecoin dalam meningkatkan sistem keuangan digital.




