KreAsik – 04 Juli 2026 | Saham Circle Internet Group (CRCL) mengalami penurunan sebesar 15% pada hari Selasa setelah Open Standard meluncurkan Open USD (OUSD), sebuah stablecoin yang didukung oleh lebih dari 140 perusahaan, termasuk Visa, Mastercard, dan Coinbase. OUSD ini berpotensi mengancam dominasi USD Coin (USDC) di pasar stablecoin.
Open USD hadir dengan model bisnis yang berbeda, di mana perusahaan dapat membuat dan menukar stablecoin secara gratis, dan mitra dapat mempertahankan pendapatan dari cadangan setelah membayar biaya kecil. Model ini dapat mengancam pendapatan Circle yang sebagian besar berasal dari bunga cadangan.
Circle telah membayar Coinbase sebesar $908 juta untuk mendistribusikan USDC, namun kini Coinbase telah bergabung dengan Open USD yang memungkinkan mitra mempertahankan pendapatan dari cadangan. Hal ini dapat meningkatkan risiko distribusi bagi Circle.
Baca Juga:
Open USD akan dijalankan oleh dewan independen yang terdiri dari mitra Open Standard, dipimpin oleh Zach Abrams sebagai pemimpin sementara. Abrams sebelumnya merupakan co-pendiri Bridge, sebuah perusahaan stablecoin yang dibeli oleh Stripe seharga $1,1 miliar pada tahun 2025.
Pendukung Open USD mencakup perusahaan keuangan dan teknologi terkemuka, seperti BlackRock, BNY, Google, dan Shopify. Banyak dari perusahaan ini sudah menjalankan stablecoin atau membangun infrastruktur stablecoin, sehingga Open USD dapat menjadi pilihan utama bagi mereka.
Stripe, salah satu pendukung Open USD, telah mengumumkan bahwa Open USD akan menjadi stablecoin default untuk bisnis yang berjalan di platform Stripe. Hal ini dapat meningkatkan adopsi Open USD dan mengancam posisi USDC di pasar.
Meskipun Open USD memiliki potensi besar, sejarah menunjukkan bahwa konsorsium stablecoin tidak selalu berhasil. Pada tahun 2019, Visa, Mastercard, dan Stripe mendukung stablecoin Libra yang diluncurkan oleh Facebook, namun kemudian meninggalkan proyek tersebut karena tekanan regulator.
Open USD diharapkan dapat diluncurkan pada akhir tahun ini di Plasma dan rantai lain yang dirancang untuk pembayaran stablecoin. Peluncuran ini dapat menjadi ancaman serius bagi Circle dan USDC, terutama karena perjanjian pendapatan USDC dengan Coinbase akan segera berakhir pada bulan Agustus.
Kesimpulan, peluncuran Open USD dapat menjadi ancaman serius bagi dominasi USDC di pasar stablecoin. Dengan model bisnis yang berbeda dan dukungan dari perusahaan terkemuka, Open USD dapat meningkatkan adopsi dan mengancam pendapatan Circle. Namun, masih harus dilihat apakah Open USD dapat berhasil dan bertahan di pasar yang kompetitif ini.




