Kreasik — Harga Bless Network (BLESS) mengalami koreksi tajam, anjlok 17,4% dalam 24 jam terakhir hingga Jumat (17/10), diperdagangkan di level $0,0842. Penurunan signifikan ini terjadi setelah BLESS mencatatkan lonjakan harga mingguan yang fantastis, mencapai 90,68%, menyoroti volatilitas inheren di pasar kripto.
Aksi Ambil Untung Pasca Reli Parabola

Koreksi harga BLESS disinyalir kuat sebagai aksi ambil untung masif setelah token ini mencatat reli parabola yang luar biasa. Pada 16 Oktober, BLESS meroket 512% hanya dalam sehari, mendorong kapitalisasi pasarnya mencapai $330 juta. Lonjakan spektakuler ini dipicu oleh euforia kompetisi Binance Alpha dan breakout pola double-bottom.
Namun, seperti lazimnya setelah pergerakan harga yang terlalu cepat, retracement atau koreksi adalah hal yang wajar. Para trader kemungkinan besar melikuidasi posisi mereka di dekat puncak $0,231, memicu gelombang jual berjenjang. Indikasi pelemahan permintaan semakin diperkuat oleh penurunan volume perdagangan 24 jam sebesar 67%, dari $345 juta menjadi $147,5 juta. Sebagai aset berkapitalisasi kecil (saat ini $163 juta), BLESS sangat rentan terhadap pembalikan harga yang tajam setelah lonjakan likuiditas. Investor disarankan untuk memantau penutupan harga berkelanjutan di atas $0,075, yang merupakan level pengujian ulang terobosan utama, untuk mengukur keberlanjutan tren naik.
Indikator Teknis Menunjukkan Pendinginan
Dari sisi teknikal, indikator Relative Strength Index (RSI) 7 hari telah mendingin dari level jenuh beli (di atas 70) ke 57,93, sementara RSI 14 hari berada di 55,03. Garis Exponential Moving Average (EMA) 7 hari di $0,0826 kini berfungsi sebagai level resistensi. Pendinginan RSI mengindikasikan berkurangnya tekanan beli, bukan kerusakan struktural fundamental pada aset. Namun, kegagalan untuk mempertahankan posisi di atas EMA menjadi sinyal sentimen bearish dalam jangka pendek. Mengingat volatilitas historis BLESS selama 30 hari mencapai 194,67%, fluktuasi harga yang tajam memang merupakan karakteristik umum aset ini.
Hambatan dari Kondisi Pasar yang Lebih Luas
Tekanan terhadap BLESS juga diperparah oleh kondisi pasar kripto global yang kurang mendukung. Total kapitalisasi pasar kripto secara keseluruhan turun 5,45% dalam 24 jam, dengan dominasi Bitcoin meningkat menjadi 58,94%. Ini menunjukkan pergeseran modal dari altcoin ke Bitcoin, atau keluar dari pasar secara umum. BLESS sendiri berkinerja lebih buruk dari pasar secara keseluruhan, dengan penurunan 11,16% dibandingkan rata-rata pasar 5,45%. Sentimen "risk-off" yang melanda pasar, diperparah oleh likuiditas BLESS yang rendah (rasio perputaran 0,904), semakin menekan harga altcoin ini. Indeks Fear & Greed yang berada di angka 28, mengindikasikan "Fear" atau ketakutan pasar, turut memperkuat aksi jual pada aset spekulatif seperti BLESS.
Dengan demikian, koreksi harga BLESS mencerminkan kombinasi dari aksi ambil untung alami setelah reli yang terlalu cepat, likuiditas yang tipis, dan penghindaran risiko di seluruh sektor kripto. Pertanyaan krusialnya kini adalah, apakah arus masuk modal dari kompetisi Binance Alpha yang akan berakhir pada 24 Oktober mampu memicu kembali momentum bullish, ataukah tekanan jual pasca-acara justru akan memperdalam koreksi harga? Ikuti Kreasik.id untuk update berita kripto terkini.
Tinggalkan komentar