Bitget Gandeng Mastercard Luncurkan Kartu Kripto, Waspada Biaya Tersembunyi

Ines Feree

Juli 16, 2025

2
Min Read
Bitget Gandeng Mastercard Luncurkan Kartu Kripto, Waspada Biaya Tersembunyi

Kreasik — Raksasa kartu kredit Mastercard berkolaborasi dengan bursa kripto Bitget meluncurkan kartu debit kripto yang menawarkan kemudahan pembayaran instan tanpa biaya. Meskipun terdengar menarik, terutama bagi pengguna di negara dengan mata uang yang kurang stabil atau akses keuangan terbatas, klaim “zero-fee” ini menyimpan potensi biaya tersembunyi yang perlu diwaspadai.

Kartu ini memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran dengan aset kripto di jaringan Mastercard, baik secara online maupun offline, tanpa perlu konversi manual. Proses pendaftaran pun terbilang mudah, hanya dengan biaya penerbitan 10 USDC dan tanpa persyaratan rekening bank atau pemeriksaan kredit yang rumit. Setelah lolos verifikasi KYC sederhana, pengguna akan mendapatkan kartu virtual dan dapat memesan kartu fisik.

Bitget Gandeng Mastercard Luncurkan Kartu Kripto, Waspada Biaya Tersembunyi
Gambar Istimewa : cryptoharian.com

Peluncuran awal kartu ini akan menyasar wilayah Inggris dan Uni Eropa, dengan rencana ekspansi ke Amerika Latin, Australia, dan Selandia Baru. Namun, di balik kemudahan yang ditawarkan, terdapat beberapa biaya tersembunyi yang perlu diperhatikan. Meskipun tidak ada biaya tahunan atau biaya aplikasi, pengguna berpotensi dikenakan biaya tambahan melalui selisih nilai tukar (spread), biaya jaringan (gas fee) yang fluktuatif, dan biaya pihak ketiga.

Promosi seperti subsidi gas fee atau cashback 5% dalam bentuk token BGB juga memiliki batasan waktu. Setelah periode promosi berakhir, pengguna akan menanggung biaya-biaya tersebut sepenuhnya. Keberadaan Mastercard memberikan legitimasi pada produk ini, namun juga membuka potensi konflik regulasi. Uni Eropa akan segera menerapkan regulasi MiCA yang dapat memaksa perubahan signifikan dalam pengelolaan stablecoin seperti USDC oleh Bitget atau penerbit kartu.

Selain itu, inkonsistensi dalam penerapan KYC dan AML di berbagai wilayah dapat menimbulkan risiko tambahan. Pengumpulan data pribadi juga menjadi perhatian, karena bertentangan dengan prinsip privasi yang dijunjung tinggi dalam komunitas kripto. Meskipun pengguna mendapatkan kemudahan dan insentif, pihak yang paling diuntungkan dari peluncuran kartu ini adalah Mastercard, Bitget, dan para pedagang (merchant).

Pengguna perlu menyadari bahwa mereka menukar fleksibilitas, privasi, dan kontrol – yang merupakan esensi dari desentralisasi – dengan kemudahan yang lebih mirip dengan sistem keuangan tradisional. Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan kartu kripto ini, pengguna disarankan untuk melakukan riset mendalam dan memahami potensi risiko serta biaya yang terlibat.

Tinggalkan komentar

Related Post