Kreasik — Pasar kripto pada Kamis, 25 September 2025, menunjukkan dinamika yang menarik. Meskipun Bitcoin (BTC) hanya mencatat kenaikan tipis 0,28%, data on-chain justru mengisyaratkan adanya sinyal bullish yang lebih kuat di balik angka tersebut. Sementara itu, beberapa altcoin seperti BNB dan Chainlink (LINK) juga berhasil menarik perhatian dengan performa positif yang didorong oleh katalis spesifik.
Kenaikan yang tampak kecil pada Bitcoin seringkali menyimpan cerita yang lebih dalam. Analisis data on-chain yang dilakukan Kreasik.id mengungkapkan bahwa cadangan BTC di bursa telah mencapai level terendah, yakni sekitar 2,4 juta BTC. Kondisi ini merupakan indikasi kuat bahwa tekanan jual di pasar telah mereda secara signifikan. Para investor cenderung memilih untuk menahan aset mereka (akumulasi) daripada menjualnya, mencerminkan keyakinan yang menguat terhadap prospek jangka panjang Bitcoin.

Di sisi lain, BNB menunjukkan performa yang jauh lebih agresif, melonjak hingga 15% dalam sebulan terakhir. Reli harga ini didorong oleh tiga faktor utama: usulan pemangkasan biaya gas (gas fee) yang berpotensi meningkatkan utilitas jaringan, akumulasi masif dari investor institusional, serta minat yang semakin meluas terhadap kemungkinan pembentukan Exchange Traded Fund (ETF) untuk aset kripto.
Chainlink (LINK) juga menarik perhatian dengan prospek yang menjanjikan. Laporan pasar menunjukkan adanya aktivitas pembelian besar-besaran oleh "whale" atau investor kakap yang mengakuisisi sekitar 800 ribu LINK. Aksi ini secara signifikan memperkuat pola bullish pennant pada grafik harga, menempatkan LINK di zona permintaan yang kuat dan berpotensi memicu kenaikan harga lebih lanjut.
Selain itu, roadmap Cardano (ADA) untuk tahun 2025 terus menjadi sorotan, dengan banyak spekulasi tentang kemampuannya untuk mencapai level tertinggi sepanjang masa (All-Time High) di tengah perkembangan ekosistemnya.
Tinggalkan komentar