Bitcoin Dinilai Murah Dibanding Emas, Ini Kata JPMorgan

Ines Feree

November 7, 2025

2
Min Read

Kreasik — Analisis terbaru dari JPMorgan menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) saat ini diperdagangkan di bawah nilai wajarnya jika dibandingkan dengan emas, terutama setelah mempertimbangkan faktor volatilitas.

JPMorgan menyoroti bahwa volatilitas emas yang melonjak saat mencapai rekor tertinggi pada Oktober lalu menjadikannya aset yang lebih berisiko. Sementara itu, Bitcoin justru menjadi lebih menarik secara relatif.

Bitcoin Dinilai Murah Dibanding Emas, Ini Kata JPMorgan
Gambar Istimewa : cryptoharian.com

Rasio volatilitas Bitcoin terhadap emas saat ini berada di angka 1,8, yang berarti BTC dianggap memiliki risiko 1,8 kali lebih tinggi dibandingkan emas. Namun, justru dari sinilah peluang besar muncul.

"Jika disesuaikan dengan risiko ini, maka kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini sebesar US$ 2,1 triliun harus meningkat sekitar 67 persen untuk sejajar dengan emas. Itu berarti harga teoritis Bitcoin bisa mencapai sekitar US$ 170.000," tulis JPMorgan.

Meskipun JPMorgan menunjukkan potensi kenaikan, beberapa analis justru merevisi turun prediksi harga Bitcoin. Setelah BTC jatuh di bawah US$ 100.000 pada Selasa lalu, level psikologis penting itu kini berubah menjadi resistensi.

Galaxy menurunkan proyeksi harga Bitcoin untuk tahun 2025 dari US$ 185.000 menjadi US$ 120.000. Ada tiga alasan utama, yakni whale BTC menjual 400.000 koin pada Oktober, investor mulai mengalihkan dana ke aset lain, dan struktur pasar kini berubah drastis.

Menurut Alex Thorn, Head of Research Galaxy, Bitcoin telah memasuki fase baru yang disebut "era kedewasaan". Kehadiran ETF, meskipun menyerap likuiditas, membuat potensi kenaikan harga menjadi lebih lambat dan bertahap.

Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi pada mata uang kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. Kreasik.id tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan Anda.

Tinggalkan komentar

Related Post