Kreasik — Pergerakan harga Bitcoin (BTC) saat ini berada di zona krusial, di mana level support tertentu akan menjadi penentu arah selanjutnya. Analis kripto dengan nama samaran “Emperor” di platform X, menyoroti pentingnya level support/resistance (S/R) sebagai area kunci yang harus diperhatikan oleh para pelaku pasar.
Menurut Emperor, Bitcoin telah bergerak sesuai dengan skenario yang sebelumnya dianalisis. Skenario 2 yang diprediksi telah terjadi, membuka peluang untuk posisi long di bawah US$117.000. Namun, keberhasilan mempertahankan level S/R setelah terjadi Swing Failure Pattern (SFP) menjadi sangat penting.

“Kondisi krusial saat ini adalah bertahan setelah terjadinya Swing Failure Pattern (SFP) di zona kunci support/resistance (S/R) pada batas bawah range,” jelas Emperor.
Lebih lanjut, Emperor menjelaskan bahwa pasar perlu membangun orderflow bullish dari titik ini untuk mendorong harga menuju area tengah range. Meskipun demikian, level tersebut berpotensi menjadi resisten pertama. Jika area tengah range berhasil ditembus dan dikonfirmasi sebagai support baru, peluang untuk reli menuju all-time high (ATH) akan semakin besar.
Namun, jika gagal, Bitcoin berisiko kembali ke fase konsolidasi antara batas bawah dan tengah range. Dalam skenario ini, altcoin berpotensi melanjutkan reli mereka sementara Bitcoin tertahan.
Sebelumnya, pada tanggal 15 Agustus 2025, Emperor menyatakan bahwa Bitcoin berada dalam posisi netral. Ia memanfaatkan posisi ini sambil menunggu langkah besar berikutnya dari pasar. Ia menguraikan tiga skenario jangka pendek untuk Bitcoin: skenario bullish, bearish, dan alternatif. Skenario alternatif, yang melibatkan peluang long entry baru pada pola SFP di area low hari sebelumnya, telah terwujud.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan investasi. Kreasik.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang timbul akibat investasi kripto.
Tinggalkan komentar