Kreasik — Bitcoin (BTC) menunjukkan sinyal penguatan teknikal setelah berhasil ditutup di dalam kanal putih-hijau, menurut analisis Egrag Crypto. Analis tersebut menekankan bahwa penutupan harga harian di zona US$ 118.000 hingga US$ 120.000 akan menjadi katalis bullish yang signifikan bagi aset kripto utama ini.
Egrag Crypto menjelaskan bahwa penutupan harga yang konsisten di dalam kanal tersebut mengindikasikan bahwa Bitcoin berada pada jalur yang tepat untuk mencapai target harga yang lebih tinggi. Ia menekankan pentingnya tiga candle harian yang ditutup secara konsisten di kisaran US$ 118.000 – US$ 120.000 sebagai konfirmasi potensi breakout yang kuat.

"Jika kita berhasil menutup tiga candle harian di kisaran US$ 118.000 – US$ 120.000, maka situasinya akan menjadi sangat bullish," ujar Egrag dalam analisisnya.
Namun, Egrag Crypto juga memperingatkan tentang potensi risiko retest dalam pola simetris triangle yang belum sepenuhnya terbentuk. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar berpotensi mengalami konsolidasi lebih lanjut, dengan fluktuasi harga dalam jangka pendek sebelum melanjutkan tren kenaikan. Dalam skenario ini, Bitcoin masih berpeluang membentuk higher low sebelum melakukan breakout besar.
Sebelumnya, Egrag juga menyoroti pergerakan Bitcoin yang mengarah pada pengisian celah harga (CME Gap) di zona US$ 111.360 – US$ 111.100. Area ini menjadi fokus utama dalam pasar jangka pendek. Jika Bitcoin berhasil turun dan mengisi gap tersebut, lalu memantul kembali dengan volume yang kuat, hal ini dapat menjadi sinyal bullish lanjutan. Namun, jika terjadi breakdown di bawah US$ 111.000, risiko penurunan lebih lanjut menuju US$ 109.000 atau bahkan US$ 107.000 akan meningkat.
Disclaimer: Artikel ini bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi aset kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. Kreasik.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
Tinggalkan komentar