AS Raih $1 Miliar Aset Kripto Iran yang Disita

Author Image

Terbit

30 Mei 2026, 21:19 WIB

AS Raih $1 Miliar Aset Kripto Iran yang Disita
AS Raih $1 Miliar Aset Kripto Iran yang Disita

KreAsik – 30 Mei 2026 | Amerika Serikat telah mencapai tonggak penting dalam upaya melawan evasi sanksi Iran, dengan total aset kripto yang disita mencapai $1 miliar. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengumumkan bahwa total aset kripto yang disita telah mencapai $1 miliar, menandai kemajuan signifikan dalam kampanye sanksi yang diterapkan pada Iran.

Angka ini mencakup total aset kripto yang disita sejak awal kampanye sanksi, bukan hanya aksi terbaru. Sebelumnya, pada April 2026, telah terjadi pembekuan aset kripto senilai $344 juta dalam bentuk USDT pada blockchain Tron.

Bessent sebelumnya telah melaporkan bahwa total aset kripto yang disita telah mencapai sekitar $500 juta pada akhir April, dan pembaruan terbaru ini mencerminkan penambahan aset kripto yang disita sejak saat itu.

Operasi Ekonomi Fury, yang diluncurkan pada Maret 2025, bertujuan untuk menargetkan jaringan evasi sanksi Iran. Iran telah menggunakan kripto, terutama USDT pada Tron, untuk melakukan transaksi ilegal, termasuk penjualan minyak dan operasi IRGC.

Amerika Serikat bekerja sama dengan penerbit kripto seperti Tether dan perusahaan analitik blockchain untuk mengidentifikasi dan mengimmobilisasi dompet kripto yang digunakan oleh Iran.

Bessent menekankan bahwa aset kripto yang disita akan disimpan untuk kepentingan rakyat Iran, dan beberapa di antaranya akan digunakan untuk membayar klaim korban terorisme.

Dalam beberapa bulan mendatang, diharapkan akan ada penangkapan aset kripto lebih lanjut dan penyelesaian sengketa terkait. Ekonomi Iran sudah mengalami tekanan besar akibat devaluasi rial, ketegangan perbankan, dan penurunan pendapatan minyak.

Kemajuan ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat serius dalam melawan evasi sanksi dan menggunakan teknologi blockchain untuk melacak dan menangkap aset kripto yang digunakan untuk tujuan ilegal.

Related Post

Terbaru