KreAsik – 11 Mei 2026 | Presiden Donald Trump baru-baru ini menghidupkan kembali debat tentang audit Fort Knox, sebuah fasilitas penyimpanan emas yang terletak di Kentucky, Amerika Serikat. Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis investigatif Sharyl Attkisson pada tanggal 10 Mei, Trump menyatakan bahwa ia masih ingin memeriksa apakah cadangan emas Amerika Serikat masih berada di dalam vault.
Trump mengatakan bahwa ia ingin “mengetuk pintu Fort Knox” untuk memastikan bahwa cadangan emas masih utuh. Ia juga menyatakan bahwa ia yakin bahwa emas tersebut masih berada di sana. Perusahaan penyimpanan emas ini memiliki sekitar 147 juta ounce emas, yang merupakan sekitar 59% dari total cadangan emas resmi Amerika Serikat.
Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, sebelumnya telah menyatakan bahwa audit internal tahunan telah memastikan bahwa semua emas telah diperiksa dan dihitung. Namun, yang terakhir kali audit publik yang melibatkan pengawas luar dilakukan adalah pada tahun 1974, yang telah memicu spekulasi selama beberapa dekade.
Baca Juga:
Trump belum mengumumkan rencana untuk melakukan inspeksi atau audit formal, namun pernyataannya telah memicu kembali perdebatan tentang transparansi cadangan emas Amerika Serikat. Sebuah tagihan yang terkait, yang diajukan oleh Anggota Kongres Thomas Massie, juga masih tertunda di komite.
Perhatian yang diperbarui dari presiden ini dapat mempengaruhi pasar emas dan safe-haven, meskipun belum ada reaksi harga yang signifikan setelah wawancara. Rhetorika ini dapat berubah menjadi inspeksi fisik yang dapat membentuk babak baru dari salah satu misteri moneter Amerika Serikat yang paling lama berlangsung.
Kesimpulan dari pernyataan Trump ini adalah bahwa ia masih ingin memastikan bahwa cadangan emas Amerika Serikat masih berada di dalam vault. Ini menunjukkan bahwa ia masih peduli dengan transparansi dan keamanan cadangan emas negara. Namun, masih belum jelas apakah ia akan melakukan inspeksi atau audit formal, atau apakah pernyataannya ini hanya retorika belaka.




