Multifinance: Jawa Kuasai Pasar, Papua Selatan Melesat

Riya Sharma

Juli 22, 2025

1
Min Read
Multifinance

Kreasik —

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan bahwa Pulau Jawa masih mendominasi pangsa penyaluran pembiayaan dari perusahaan multifinance di Indonesia. Data terbaru menunjukkan, per Mei 2025, nilai pembiayaan yang disalurkan di Jawa mencapai Rp294,23 triliun atau setara dengan 55,37% dari total pembiayaan nasional.

Sementara itu, wilayah di luar Pulau Jawa mencatatkan penyaluran pembiayaan sebesar Rp237,14 triliun, atau 44,63% dari total. Meskipun Jawa masih menjadi kontributor utama, terdapat dinamika menarik di wilayah lain.

Provinsi Papua Selatan mencuri perhatian dengan pertumbuhan penyaluran pembiayaan tertinggi secara tahunan (YoY). Angka pertumbuhan mencapai 92,42%, dengan nilai pembiayaan mencapai Rp452,14 miliar. Lonjakan ini mengindikasikan potensi besar sektor multifinance di wilayah timur Indonesia.

Agusman, Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan OJK, menyatakan bahwa potensi multifinance di luar Jawa masih sangat besar. Ia menekankan pentingnya peran multifinance dalam mendorong inklusi keuangan dan pemerataan akses pembiayaan di daerah-daerah yang belum terjangkau layanan perbankan konvensional.

Lima sektor utama tercatat sebagai penerima pembiayaan terbesar dari multifinance per Mei 2025. Data lengkap mengenai sektor-sektor ini akan memberikan gambaran lebih detail mengenai arah dan kontribusi multifinance terhadap perekonomian. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui Kreasik.id.

Tinggalkan komentar

Related Post