KreAsik – 31 Mei 2026 | Custodia Bank, sebuah bank digital aset yang berbasis di Wyoming, telah memperoleh waktu tambahan untuk membawa sengketa mereka dengan Federal Reserve ke Mahkamah Agung Amerika Serikat. Hakim Neil Gorsuch telah mengabulkan permohonan bank untuk perpanjangan waktu pengajuan petisi certiorari.
Custodia Bank kini memiliki waktu hingga 11 Juli 2026 untuk mengajukan banding. Petisi ini membantah penolakan Federal Reserve untuk memberikan akun master, sesuai dengan doket Mahkamah Agung 25A1320.
Latar belakang penolakan akun master Fed dimulai ketika Custodia, yang didirikan oleh Caitlin Long, mengajukan permohonan untuk akun master di Kansas City Fed pada Oktober 2020. Fed secara resmi menolak permohonan tersebut pada Januari 2023, dengan alasan kekhawatiran tentang keselamatan dan keamanan yang terkait dengan model bisnis yang fokus pada kripto.
Baca Juga:
Sebuah panel 10th Circuit yang terbagi memutuskan 2-1 pada Oktober 2025 bahwa Reserve Banks memiliki diskresi atas akses akun master. Keputusan ini menafsirkan Undang-Undang Federal Reserve sebagai memberikan otoritas kepada Federal Reserve untuk menyetujui atau menolak lembaga yang memenuhi syarat.
Suatu pemungutan suara 7-3 menolak permohonan ulasan en banc pada Maret 2026, yang kemudian memicu Custodia untuk mencari tinjauan Mahkamah Agung.
Apa yang diputuskan dalam tinjauan Mahkamah Agung akan menentukan Undang-Undang Kontrol Moneter 1980. Custodia berargumen bahwa undang-undang ini mengharuskan Reserve Banks untuk memberikan akses pembayaran yang setara kepada lembaga non-anggota yang memenuhi syarat.
Fed berpendapat bahwa statuta tersebut mengatur harga setelah layanan diberikan, bukan hak untuk memiliki akun. Kelompok perdagangan perbankan telah mendukung pembacaan Fed dalam pengajuan amicus sebelum pengadilan yang lebih rendah.
Keputusan Mahkamah Agung yang menguntungkan Custodia dapat membatasi kemampuan Fed untuk menolak akun master kepada lembaga yang memenuhi syarat secara statutori. Hasilnya akan memiliki implikasi untuk perusahaan fintech dan bank kripto yang mencari akses langsung ke Fedwire dan ACH.
Custodia diwakili oleh Kannon K. Shanmugam dari Davis Polk. Bank ini bergerak lebih dekat ke pengujian Mahkamah Agung tentang otoritas akun master Fed.
Kesimpulan: Sengketa antara Custodia Bank dan Federal Reserve tentang akun master Fed kini menuju Mahkamah Agung. Hasilnya akan menentukan otoritas Fed atas akses akun master dan memiliki implikasi besar bagi industri keuangan dan kripto.




