BI Pangkas Suku Bunga, Asuransi Jiwa Berpotensi Untung

Riya Sharma

Agustus 26, 2025

2
Min Read
BI Pangkas Suku Bunga, Asuransi Jiwa Berpotensi Untung

Kreasik — Bank Indonesia (BI) telah menurunkan suku bunga acuan menjadi 5,00 persen setelah empat kali pemangkasan di tahun 2025. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memandang kebijakan ini membawa angin segar bagi industri asuransi jiwa, terutama yang memiliki portofolio investasi besar di obligasi.

Handojo G. Kusuma, Ketua Bidang Pengembangan dan Pelatihan SDM AAJI, menjelaskan bahwa penurunan suku bunga ini memberikan dampak positif, baik dalam jangka pendek maupun panjang. “Ini memberikan keuntungan bagi pemegang polis unitlink dengan pendapatan tetap dari obligasi, serta menguntungkan perusahaan asuransi itu sendiri,” ujarnya, Senin (25/8/2025).

BI Pangkas Suku Bunga, Asuransi Jiwa Berpotensi Untung
Gambar Istimewa : a.deviantart.net

Dalam jangka pendek, penurunan suku bunga berpotensi meningkatkan harga obligasi, memberikan capital gain. Meskipun demikian, imbal hasil (yield) obligasi akan mengalami penurunan. Data menunjukkan, pada semester I 2025, investasi asuransi jiwa di obligasi, khususnya Surat Berharga Negara (SBN), mencapai Rp223,03 triliun.

Dari sisi jangka panjang, Handojo meyakini penurunan suku bunga akan memacu aktivitas ekonomi. Peningkatan aktivitas ekonomi diharapkan meningkatkan daya beli masyarakat, yang pada gilirannya akan mendorong ekspansi bisnis asuransi jiwa.

Selain itu, penurunan suku bunga juga berpotensi mendorong kenaikan harga saham, yang akan menguntungkan pemegang polis unitlink berbasis saham. Meskipun demikian, portofolio investasi industri asuransi jiwa di saham pada semester I 2025 masih tercatat Rp121,50 triliun, turun 13,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Informasi ini dikutip dari Kreasik.id.

Tinggalkan komentar

Related Post