Tiga Raksasa Chip Memori Menghadapi Tuntutan Hukum atas Kenaikan Harga DRAM 700%

Author Image

Terbit

30 Juni 2026, 09:19 WIB

Tiga Raksasa Chip Memori Menghadapi Tuntutan Hukum atas Kenaikan Harga DRAM 700%
Tiga Raksasa Chip Memori Menghadapi Tuntutan Hukum atas Kenaikan Harga DRAM 700%

KreAsik – 30 Juni 2026 | Tiga perusahaan raksasa chip memori, Samsung, SK Hynix, dan Micron, saat ini menghadapi tuntutan hukum atas dugaan monopolisasi dan kenaikan harga DRAM (Dynamic Random Access Memory) yang mencapai 700% dalam empat tahun terakhir. Tuntutan ini diajukan oleh 14 orang dan tiga toko komputer kecil di California, Amerika Serikat.

Ini bukanlah kali pertama ketiga perusahaan ini dituduh melakukan praktik monopoli. Pada tahun 2005, Samsung telah mengakui melakukan penyekelan harga dan membayar denda sebesar $300 juta. Beberapa eksekutif juga mendekam di penjara. Namun, gugatan baru ini mengklaim bahwa perusahaan-perusahaan tersebut kemudian merekrut kembali orang-orang yang sama ke posisi mereka.

Pengguna akhir tidak dapat dengan mudah beralih ke penyedia lain karena ketiga perusahaan ini mendominasi sekitar 90% pasar DRAM global. Membangun pabrik baru memerlukan biaya lebih dari $15 miliar dan memakan waktu beberapa tahun.

Baru-baru ini, Samsung Group mengumumkan rencana pengeluaran sebesar $650 miliar selama 10 tahun, yang diikuti oleh SK Group dengan rencana serupa. Perusahaan-perusahaan ini berargumen bahwa pengeluaran ini membuktikan bahwa permintaan yang tinggi adalah nyata dan bukan skema untuk mempertahankan harga tinggi.

Namun, para penggugat melihat hal ini secara berbeda. Mereka bertanya-tanya mengapa Micron, salah satu perusahaan tersebut, memutuskan untuk menghentikan merek Crucial yang populer setelah 29 tahun, tepat saat harga mencapai puncaknya. Keputusan ini dilihat sebagai upaya untuk mempertahankan kelangkaan dan harga yang tinggi.

Investor tidak terlalu terkesan dengan pengumuman ini. Saham Samsung turun 5,3% dan SK Hynix turun 3,4%. Sementara itu, Apple telah meningkatkan harga beberapa produknya untuk menutupi biaya chip yang lebih tinggi.

Meskipun prospek untuk menang tidaklah mudah, para penggugat yakin bahwa mereka memiliki bukti yang lebih kuat kali ini. Mereka menunjuk pada keterlibatan perusahaan yang sama, produk yang sama, dan beberapa eksekutif yang sama yang pernah dihukum sebelumnya.

Kenaikan harga DRAM diperkirakan akan terus berlanjut. Bank Jefferies memperkirakan harga memori akan naik sekitar 50% pada kuartal ini dan 40% pada kuartal berikutnya, dengan tidak ada bantuan yang signifikan sebelum tahun 2028.

Dalam beberapa tahun terakhir, industri teknologi telah mengalami perubahan besar, dan kenaikan harga chip memori merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi biaya produksi dan harga akhir produk. Oleh karena itu, tuntutan hukum ini dapat memiliki dampak yang signifikan pada industri teknologi dan pasar global.

Related Post

Terbaru