Miliarder Wall Street Memilih Amazon sebagai Investasi AI Utama

Author Image

Terbit

18 Mei 2026, 01:30 WIB

Miliarder Wall Street Memilih Amazon sebagai Investasi AI Utama
Miliarder Wall Street Memilih Amazon sebagai Investasi AI Utama

KreAsik – 18 Mei 2026 | Beberapa miliarder paling berpengaruh di Wall Street telah menyepakati satu kesepakatan investasi yang sama dalam laporan 13F mereka untuk kuartal 1 tahun 2026. Bill Ackman, David Tepper, dan beberapa manajer lainnya telah meningkatkan posisi mereka di Amazon (AMZN).

Laporan tersebut menunjukkan bahwa platform e-commerce dan cloud Amazon telah menjadi pilihan utama di antara beberapa hedge fund besar. Amazon muncul sebagai nama yang paling sering disebutkan dalam laporan tersebut.

Ackman dan Tepper memimpin pembelian saham Amazon. Pershing Square, yang dipimpin oleh Ackman, menambahkan 1,84 juta saham Amazon di kuartal pertama, yang meningkatkan posisinya sebesar 19%. Sementara itu, Appaloosa Management yang dipimpin oleh Tepper hampir menggandakan posisinya di Amazon, dengan peningkatan sebesar 98%.

Investor lainnya, seperti Daniel Loeb, Seth Klarman, dan Chase Coleman, juga telah memasukkan Amazon dalam daftar investasi mereka. Hal ini menunjukkan bahwa ada kesepakatan umum di antara investor tentang potensi Amazon di bidang AI dan teknologi.

Amazon telah menjadi pilihan utama karena kemampuan e-commerce yang tangguh, permintaan cloud yang terkait dengan pengembangan AI, dan pendapatan iklan digital yang meningkat. Selain itu, perusahaan ini juga telah memperluas layanan cloud-nya, termasuk AWS, yang digunakan oleh banyak perusahaan untuk mengembangkan teknologi AI.

Investor lainnya, seperti Warren Buffett, juga telah memperluas portofolio mereka dengan membeli saham Alphabet dan memotong posisi mereka di Bank of America. Sementara itu, Bill Gates dan Chris Hohn telah memfokuskan investasi mereka pada industri, kereta api, dan nama-nama pembayaran berkualitas seperti Visa.

Dalam beberapa bulan terakhir, Amazon telah menjadi salah satu saham paling populer di kalangan investor. Perusahaan ini telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir, dan investor percaya bahwa potensi pertumbuhan tersebut masih belum tercapai.

Oleh karena itu, investasi di Amazon dapat menjadi pilihan yang tepat bagi investor yang ingin memanfaatkan potensi pertumbuhan di bidang AI dan teknologi. Namun, seperti investasi lainnya, ada risiko yang terkait, dan investor harus melakukan penelitian yang cukup sebelum membuat keputusan investasi.

Kesimpulan, investasi di Amazon dapat menjadi pilihan yang menarik bagi investor yang ingin memanfaatkan potensi pertumbuhan di bidang AI dan teknologi. Dengan kemampuan e-commerce yang tangguh, permintaan cloud yang terkait dengan pengembangan AI, dan pendapatan iklan digital yang meningkat, Amazon telah menjadi pilihan utama di antara investor.

Related Post

Terbaru