KreAsik – 31 Mei 2026 | Harga sewa chip Nvidia H200 telah mengalami penurunan sebesar 40% dalam waktu tiga minggu, dari $7 menjadi $4 per jam. Penurunan harga ini dapat mempengaruhi performa saham NVDA di masa depan.
Nvidia (NVDA) telah mencatatkan penutupan di $214,25 pada 28 Mei, sebelum pembacaan terbaru dari Ornn Compute Price Index. Kekurangan permintaan pada chip Hopper yang lebih lama dapat memicu keraguan investor tentang daya tahan permintaan hyperscaler.
Analisis dari Financial Times menunjukkan bahwa imbal hasil AI yang diimplikasikan untuk Microsoft dan Meta pada tahun 2025-2030 masing-masing sebesar -9,2% dan -28,8%. Hal ini dapat memicu kekhawatiran tentang gelembung AI dan dampaknya pada saham NVDA.
Baca Juga:
Nvidia telah mencatatkan pendapatan sebesar $81,6 miliar pada kuartal terakhir, dengan pertumbuhan sebesar 85%. Namun, penurunan harga sewa chip H200 dapat menjadi pertanda buruk untuk saham NVDA di masa depan.
Kesimpulan dari penurunan harga sewa chip H200 ini adalah bahwa Nvidia perlu meningkatkan strategi pemasarannya untuk meningkatkan permintaan dan pendapatan. Dengan demikian, Nvidia dapat mempertahankan posisinya sebagai pemimpin di industri teknologi dan memenuhi harapan investor.




