KreAsik – 17 Mei 2026 | CEO Bitwise, Hunter Horsley, mengajak pekerja teknologi yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) karena kehadiran kecerdasan buatan (AI) untuk beralih ke industri kripto. Ia percaya bahwa masalah-masalah yang dihadapi industri kripto saat ini dapat menjadi kesempatan bagi insinyur yang ambisius.
Horsley mengatakan bahwa pekerja teknologi yang memiliki kemampuan pragmatis sangat dibutuhkan dalam industri kripto. Ia mencontohkan masalah-masalah seperti akses keuangan, kebebasan, dan penghapusan perantara dapat diatasi dengan teknologi kripto.
Ia juga mengakui bahwa industri kripto memiliki masalah-masalah seperti penipuan, proyek yang tidak berkelanjutan, dan berita-berita yang tidak akurat. Namun, menurutnya, masalah-masalah tersebut dapat diatasi dengan kemampuan insinyur yang mau membangun.
Baca Juga:
Peran dalam industri kripto menawarkan gaji yang kompetitif, mulai dari insinyur, desain protokol, hingga talenta produk. Sementara itu, perusahaan besar teknologi mulai meninggalkan kebutuhan akan tenaga kerja manusia dan malah merayakan pemutusan hubungan kerja.
Justin Sun, pendiri TRON, juga menyatakan bahwa era AI membutuhkan ketepatan waktu. Ia mengajak pembangun muda untuk bertindak sekarang juga ketika kesempatan masih terbuka.
Kemampuan industri kripto untuk menyerap gelombang pekerja teknologi yang terkena PHK dapat bergantung pada apa yang dibangun dalam setahun ke depan.
Kesimpulan, industri kripto dapat menjadi alternatif bagi pekerja teknologi yang terkena PHK karena AI. Dengan kemampuan insinyur yang mau membangun, masalah-masalah yang dihadapi industri kripto dapat diatasi dan membuka kesempatan baru bagi mereka.




