KreAsik – 17 Agustus 2026 | Sulawesi Tengah baru-baru ini diguncang oleh gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,9 di Teluk Tomini, Parigi Moutong. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, tetapi telah menyebabkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Dalam kasus terpisah, sebuah keluarga di Palu, Sulawesi Tengah, menjadi korban pembunuhan. Pasangan suami istri Jamil (32) dan Nurhanisa (23), serta anak mereka yang berusia 2 tahun, ditemukan tewas. Polisi telah mengidentifikasi pelaku yang diduga merupakan teman suami korban, tetapi pelaku masih belum ditangkap.
Di sisi lain, polisi telah melakukan penindakan terhadap praktik pungli di Jalur Seba-seba, Kabupaten Morowali. Sebanyak 9 pos pungli telah dibongkar, dan 7 orang pelaku telah ditangkap. Polisi berharap penindakan ini dapat memberikan efek pencegahan terhadap pelaku lainnya.
Baca Juga:
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,2 juga mengguncang Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada malam hari. Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami, tetapi telah menyebabkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) juga mengimbau petani di Sulawesi Tenggara untuk mengantisipasi krisis pasokan air dan mengefisienkan penggunaan air irigasi, seiring dengan meningkatnya ancaman kekeringan meteorologis.
Kesimpulan, Sulawesi Tengah saat ini menghadapi beberapa tantangan, termasuk gempa bumi, kasus kriminal, dan ancaman kekeringan. Masyarakat setempat diharapkan dapat tetap waspada dan bersiap menghadapi bencana alam, serta mendukung upaya penindakan terhadap praktik pungli dan kejahatan lainnya.




