KreAsik – 14 Juli 2026 |
Harga Minyak Naik 10% dalam 2 Hari, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan karena ketegangan AS-Iran dan serangan Houthi yang memicu risiko pasar energi. Harga minyak dunia melonjak, dengan Brent mencapai US$84,19 dan WTI US$79,35 per barel.
Kondisi Pasar Energi
Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, serta serangan Houthi di wilayah Teluk Persia.
Baca Juga:
Dampak Ketegangan AS-Iran
Ketegangan AS-Iran telah meningkat sejak beberapa waktu lalu, yang kemudian memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz. Harga Minyak Naik 10% dalam 2 Hari, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan karena kekhawatiran ini.
Peran Selat Hormuz
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pengiriman minyak yang paling penting di dunia, dan gangguan di wilayah ini dapat memicu kenaikan harga minyak. Harga Minyak Naik 10% dalam 2 Hari, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan karena pentingnya jalur ini.
Dampak Serangan Houthi
Serangan Houthi di wilayah Teluk Persia juga memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak. Harga Minyak Naik 10% dalam 2 Hari, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan karena serangan ini.
Kesimpulan
Kenaikan harga minyak ini dipicu oleh ketegangan AS-Iran dan serangan Houthi, yang kemudian memicu kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak di Selat Hormuz. Harga Minyak Naik 10% dalam 2 Hari, Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan karena kekhawatiran ini, dan pasar energi kemungkinan akan terus mengalami tekanan dalam beberapa waktu ke depan.




